MASA ORIENTASI SMPN 20 SURABAYA TAHUN 2019



Menengok kalender pendidikan tentu bisa diketahui kalau hari Senin (15/7) adalah awal dimulainya proses belajar mengajar bagi warga sekolah, termasuk sekolah-sekolah di wilayah Kota Surabaya. SMP Negeri 20 Surabaya memulai tahun pelajaran 2019/2020 dengan beberapa kegiatan, salah satunya Layanan Orientasi Siswa (LOS) bagi siswa kelas tujuh dan tes potensi akademik bagi siswa kelas delapan dan sembilan. LOS ini adalah bentuk layanan yang diberikan kepada siswa kelas tujuh untuk lebih mengenal sekolah yang dijadikan tempat menuntut ilmu selama tiga tahun ke depan.
LOS bukan satu-satunya istilah yang digunakan, karena masih ada beberapa istilah lain yang juga digunakan oleh warga sekolah untuk menyebut kegiatan tersebut. Warga sekolah ada yang menyebut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang disingkat MPLS. Istilah lain yang juga digunakan adalah Masa Orientasi Siswa yang disingkat MOS. Apapun bentuk istilah yang digunakan untuk menyebut masa orientasi, namun bentuk layanan yang diberikan kepada siswa tetap sama.


Apakah sebenarnya LOS itu? LOS adalah sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016, tujuan LOS adalah:
  1. Mengenali potensi diri siswa baru;
  2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
  3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;
  4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;
  5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.
SMP Negeri 20 Surabaya mewujudkan tujuan LOS itu dalam semua kegiatan masa orientasi yang dimulai dari hari Jumat (12/7) sebagai pra-LOS dan Senin (15/7) sampai Rabu (17/7) sebagai kegiatan LOS. Pelaksanaan LOS di SMP Negeri 20 Surabaya dilakukan oleh semua guru dan dibantu oleh pengurus OSIS. Pembukaan LOS dilaksanakan dengan upacara bendera dan sebagai pembina upacara adalah Kepala SMP Negeri 20 Surabaya Dra. Fadjarijah Nurulita, M.Pd. Beberapa kegiatan LOS untuk mengenalkan lingkungan SMP Negeri 20 Surabaya antara lain dengan pembagian kelas, perkenalan antar-siswa dalam satu kelas, membentuk pengurus kelas, serta berkenalan dengan semua guru dan staf TU.


Pelaksanaan LOS di SMP Negeri 20 Surabaya tidak hanya sekadar saling mengenal, namun juga diberikan pembekalan materi bagi siswa SMP yang masuk pada fase remaja. Materi yang diberikan oleh tim penyaji SMP Negeri 20 Surabaya, antara lain mengenai penanggulangan kenalakan remaja dan narkoba. Kedua hal itu tentu termasuk akan berguna bagi siswa SMP Negeri 20 Surabaya. Kegiatan penghijauan juga dikenalkan kepada siswa kelas tujuh sebagai sarana menyukseskan program SMP Negeri 20 Surabaya sebagai sekolah adiwiyata. Pengurus OSIS juga melaksanakan pengenalan ekstrakurikuler yang ada di SMP Negeri 20 Surabaya.
Pada hari Rabu (17/7) bersamaan dengan dilaksanakan Layanan Orientasi Orang Tua (LOOT) sebagai bentuk komunikasi yang dijalin antara warga SMP Negeri 20 Surabaya dengan orang tua siswa. Pada saat LOOT ini disampaikan buku pribadi siswa yang menjadi penghubung antara kedua pihak. Menggunakan buku pribadi siswa itu diharapkan pihak sekolah dan orang tua siswa bisa bekerja sama dalam proses mendidik dan membimbing siswa. Penutupan LOS dilaksanakan juga dilaksanakan pada hari Rabu (17/7) dengan upacara. Selesai pelaksanaan LOS diharapkan siswa kelas tujuh bisa mengenal dan menuntut ilmu di SMP Negeri 20 Surabaya dengan baik. (*/bib)

Foto Dokumentasi